FAKSI-FAKSI SEBAB PKS BESAR
Faksi Keadilan VS Faksi Sejahtera
Faksi Suara VS Faksi Syariah
Faksi Asholah Dakwah VS Faksi terbuka
Faksi Tua VS Faksi Muda
Faksi Orientasi Religi VS Faksi Orientasi Politik
Faksi- faksi tersebut di sematkan para
Pengamat, melihat dinamika partai berlambang bulan sabit terbelah
tersebut, Burhanudin Muhtadi, doktor peneliti LSI pernah menuliskan
didalam bukunya yang berjudul “Dilema PKS” bahwa didalam tubuh PKS
terdapat dua faksi yang berseberangan. Faksi-faksi itu antara lain faksi
kesejahteraan dan faksi keadilan.
Dosen politik
Universitas Indonesia yang juga peneliti PKS, Arief Munandar, mengoreksi
anggapan lama tersebut. “Di dalam PKS, yang terjadi bukan
faksionalisasi yang kaku. Yang ada adalah faksionalisasi yang terjadi
secara dinamis,” katanya dalam diskusi di kantor Tempo, Selasa,
5 Februari 2013.”Jadi tidak ada faksionalisasi tradisional di mana
faksi-faksi yang terdikotomi secara rigid,” kata Arief, yang
disertasinya mengupas seluk-beluk PKS ini. Dia juga menolak asumsi ada
Faksi Keadilan dan Faksi Sejahtera di dalam PKS. Karena tidak ada
dikotomi yang tegas, maka tidak mudah menggolongkan kader PKS yang mana
yang masuk dalam faksi yang mana. “Betul faksionalisasi ada, tapi tidak
serigid yang dibayangkan orang,” kata Arief. Menurut Arief,
faksionalisasi di PKS terjadi antara kelompok yang lebih berorientasi
pada gerakan religius (religious movement oriented) dan kelompok yang berorientasi pada partai politik (political party oriented).
Yusuf Supendi, pendiri Partai Keadilan (PK) cikal bakal PKS buka-bukaan soal isi dapur bekas partainya. Yusuf yang sudah di pecat PKS
ini menilai, kini PKS dikuasai kelompok muda Anis Matta Cs.“Ada kubu
muda dan kubu tua. Kubu muda Anis Matta, Luthfi Hasan didukung yang
tertua Hilmi Aminudin. Mereka menguasai dan memanfaatkan struktur,” kata
Yusuf di gedung DPR, Jumat (18/3/2011). Detik News
Dinamika yang berkembang di internal partai di jadikan para pengamat untuk menyematkan Faksi-Faksi di tubuh Partai, bukan isapan Jempol belaka adanya isu faksi-Faksi
di tubuh PKS Benar adanya, bahwa dasar merubah PKS sebagai partai
terbuka adanya keputusan di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKS
di Bali pada tahun 2008, isu itu terus di gulirkan yusuf supendi untuk memecah belah PKS.
Partai Terbuka jika itu yang menjadi
titik Perpecahan di tubuh PKS, Analisa yang salah dan Keliru, karma
Hasil Pemilu 2009 PKS berhasil menaikkan Perolehan Kursi suara pemilu
sebelumnya, jawabnya isu Faksi-faksi dalam Tubuh PKS tidak terbukti,
tidak Benar, Faksi- Faksi adalah suatu Pengakuan bahwa PKS Besar.
Soliditas dan Loyalitas yang di miliki
kader PKS, Kepercayaan dalam tingkatan Tsiqoh yang membuat Partai ini
tetap tegar di hantam Tsunami politik istilah lebih popular tahun
politik, Perang dingin politik, isu yang di gulirkan beberapa kalangan
mampu di Tangkis dengan istilah “Cinta” yang di Populerkan Aniss Matta
(Soekarno Muda) , Langkah jitu dan tepat, Konsolidasi yang di lakukan
anis matta benar membangunkan macan tidur.
Kemenangan Pilkada yang di raih kader-
kader PKS, hasil survey-survei terbaru juga mementahkan interpretasi
keliru para pengamat PKS akan terjun bebas, sebaliknya PKS akan naik menuju 3 besar.
Yaaaa Faksi-Faksi sebab PKS besar
Oleh : Naim Gerrab ( www.Kompasiana.com )
00.29
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar