Senin, 25 Maret 2013

FAKSI-FAKSI SEBAB PKS BESAR



FAKSI-FAKSI SEBAB PKS BESAR
Faksi Keadilan VS Faksi Sejahtera
Faksi Suara VS Faksi Syariah
Faksi Asholah Dakwah VS Faksi terbuka
Faksi Tua VS Faksi Muda
Faksi Orientasi Religi VS Faksi Orientasi Politik

Faksi- faksi tersebut di sematkan para Pengamat, melihat dinamika partai berlambang bulan sabit terbelah tersebut, Burhanudin Muhtadi, doktor peneliti LSI pernah menuliskan didalam bukunya yang berjudul “Dilema PKS” bahwa didalam tubuh PKS terdapat dua faksi yang berseberangan. Faksi-faksi itu antara lain faksi kesejahteraan dan faksi keadilan.

Dosen politik Universitas Indonesia yang juga peneliti PKS, Arief Munandar, mengoreksi anggapan lama tersebut. “Di dalam PKS, yang terjadi bukan faksionalisasi yang kaku. Yang ada adalah faksionalisasi yang terjadi secara dinamis,” katanya dalam diskusi di kantor Tempo, Selasa, 5 Februari 2013.”Jadi tidak ada faksionalisasi tradisional di mana faksi-faksi yang terdikotomi secara rigid,” kata Arief, yang disertasinya mengupas seluk-beluk PKS ini. Dia juga menolak asumsi ada Faksi Keadilan dan Faksi Sejahtera di dalam PKS. Karena tidak ada dikotomi yang tegas, maka tidak mudah menggolongkan kader PKS yang mana yang masuk dalam faksi yang mana. “Betul faksionalisasi ada, tapi tidak serigid yang dibayangkan orang,” kata Arief. Menurut Arief, faksionalisasi di PKS terjadi antara kelompok yang lebih berorientasi pada gerakan religius (religious movement oriented) dan kelompok yang berorientasi pada partai politik (political party oriented).

Yusuf Supendi, pendiri Partai Keadilan (PK) cikal bakal PKS buka-bukaan soal isi dapur bekas partainya. Yusuf yang sudah di pecat PKS ini menilai, kini PKS dikuasai kelompok muda Anis Matta Cs.“Ada kubu muda dan kubu tua. Kubu muda Anis Matta, Luthfi Hasan didukung yang tertua Hilmi Aminudin. Mereka menguasai dan memanfaatkan struktur,” kata Yusuf di gedung DPR, Jumat (18/3/2011). Detik News

Dinamika yang berkembang di internal partai di jadikan para pengamat untuk menyematkan Faksi-Faksi di tubuh Partai, bukan isapan Jempol belaka adanya isu faksi-Faksi di tubuh PKS Benar adanya, bahwa dasar me­rubah PKS sebagai partai ter­buka adanya kepu­tusan di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKS di Bali pada tahun 2008, isu itu terus di gulirkan yusuf supendi untuk memecah belah PKS.

Partai Terbuka jika itu yang menjadi titik Perpecahan di tubuh PKS, Analisa yang salah dan Keliru, karma Hasil Pemilu 2009 PKS berhasil menaikkan Perolehan Kursi suara pemilu sebelumnya, jawabnya isu Faksi-faksi dalam Tubuh PKS tidak terbukti, tidak Benar, Faksi- Faksi adalah suatu Pengakuan bahwa PKS Besar.

Soliditas dan Loyalitas yang di miliki kader PKS, Kepercayaan dalam tingkatan Tsiqoh yang membuat Partai ini tetap tegar di hantam Tsunami politik istilah lebih popular tahun politik, Perang dingin politik, isu yang di gulirkan beberapa kalangan mampu di Tangkis dengan istilah “Cinta” yang di Populerkan Aniss Matta (Soekarno Muda) , Langkah jitu dan tepat, Konsolidasi yang di lakukan anis matta benar membangunkan macan tidur.

Kemenangan Pilkada yang di raih kader- kader PKS, hasil survey-survei terbaru juga mementahkan interpretasi keliru para pengamat PKS akan terjun bebas, sebaliknya PKS akan naik menuju 3 besar.
Yaaaa Faksi-Faksi sebab PKS besar

Oleh : Naim Gerrab ( www.Kompasiana.com )
 

0 komentar:

Posting Komentar

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN

KOLOM